BACA JUGA:Memaknai Imlek 2577 dalam Kesederhanaan di Kelenteng Tertua Aceh Tamiang
Menariknya, layanan ini tidak hanya soal batasan, tapi juga ajakan kemanusiaan. Forkopimda mendorong warga untuk memperbanyak satunan kepada anak yatim dan fakir miskin.
Meningkatkan infak dan sedekah sebagai bentuk kesalehan sosial.
Bagi warga non-Muslim, diharapkan dapat menghormati umat Islam yang sedang berpuasa sebagai bentuk toleransi antarumat beragama yang selama ini terjaga baik di Banda Aceh.
“Ramadhan adalah momentum memperkuat persatuan umat. Mari jadikan Banda Aceh kota madani yang diridhai Allah SWT dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab,” ujar Illiza.
Di sisi lain, pengurus masjid diminta menjaga kebersihan fasilitas agar jemaah merasa nyaman saat melaksanakan tadarus maupun i'tikaf.