5 Alat Berat dan 4.000 Relawan ASN Diterjunkan Bersih-bersih Fasilitas Sekolah
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Aceh, M. Nasir, terjun mematau langsung proses pembersihan fasilitas-fasilitas sekolah di Aceh Tamiang.-Istimewa-
ACEH TAMIANG, DISWAY.ID -- Pemerintah Aceh bergerak melakukan pemulihan fasilitas pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang pascabencana banjir bandang dan tanah longsor.
Setidaknya lima unit alat berat dikerahkan ke lokasi untuk membersihkan material lumpur tebal serta puing-puing seperti kayu gelondongan yang menimbun area sekolah.
Upaya ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tidak terhambat. Pemprov Aceh juga memastikan bangunan-bangunan sekolah yang masih layak digunakan.
BACA JUGA:Pemkot Makassar Donasikan Rp500 Juta untuk Korban Banjir Aceh
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menjelaskan bahwa tim di lapangan menggunakan metode pembersihan bertahap untuk memaksimalkan hasil.
Fokus utama adalah membersihkan bagian dalam bangunan seperti ruang kelas, ruang guru, dan ruang tata usaha.
Lumpur-lumpur yang mengendap di dalam ruangan kelas, dikeluarkan dan dihimpun di depan halaman sekolah.
Targetnnya, setelah area dalam bersih, alat berat akan fokus membersihkan material di area luar dan halaman sekolah.
BACA JUGA:Mendikdasmen Janji Percepat Pemulihan Sekolah Pascabencana
"Kami ingin memastikan anak-anak bisa segera masuk ke kelas yang bersih. Pembersihan material berat memerlukan penanganan khusus agar tidak merusak struktur bangunan," ujar M. Nasir di Banda Aceh, Senin 5 Januari 2026.
Selain alat berat, aksi pemulihan ini diperkuat oleh tenaga 4.000 relawan ASN Pemprov Aceh yang telah diterjunkan sejak pekan lalu.
Para ASN ini bertugas menangani area yang tidak terjangkau alat berat.
Mereka dibekali beberapa alat seperti sekop, cangkul, dan pendorong air.
BACA JUGA:PPPK Paruh Waktu Resmi Berlaku, Ini Aturan Lengkap dan Dampaknya bagi Honorer
Sumber: