RSUD Muda Sedia di Aceh Tamiang Buka ICU Mini, Operasional Ambulans Perlu Ditambah!
Kondisi RSUD Aceh Tamiang akan kembali beroperasi secara bertahap mengingat mayoritas tenaga medis juga terdampak.-Istimewa-
BANDA ACEH, DISWAY.ID -- Pascabencana yang mengakibatkan lumpuh total akhir November 2025 lalu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia, kini kembali beroperasi.
Meski fasilitas belum sepenuhnya benar-benar pulih, pihak rumah sakit mengambil langkah cepat. Salah satu gebrakannya adalah mengaktifkan ICU Mini guna melayani para korban bencana dan pasien kritis untuk wilayah Aceh Tamiang.
Direktur RSUD Muda Sedia, Andika Putra mengatakan bahwa ICU sementara ini merupakan langkah krusial untuk membantu dan ruang pertolongan pertama bagi para korban.
BACA JUGA:Jusuf Kalla dan Mualem Serah Terima Bantuan Kemanusiaan dari PMI di Aceh Utara
BACA JUGA:Pemprov Aceh dan Mahasiswa Tukar Pikiran untuk Pemulihan Aceh Pascabencana
Ia menjelaskan, saat ini ICU Mini sudah dilengkapi dengan 1 unit ventilator desawa, 1 unit ventilator anak, alat bantu napas non-invasif (CPAP).
Andika menegaskan target utamanya adalah aktivitas layanan intensif, setidaknya kembali diaktifkan.
"Target utama kami adalah segera mengaktifkan layanan intensif. Namun untuk ICU definitif (permanen), kami masih menunggu perbaikan jaringan oksigen dan pemasangan unit AC baru rampung," ujar Andika.
Meski layanan mulai berjalan secara bertahap sejak 3 Desember 2025, RSUD Muda Sedia masih menghadapi kendala besar.
BACA JUGA:Ditjen Dukcapil Kemendagri Jemput Bola Beri Pelayanan Publik di Lokasi Bencana Aceh
BACA JUGA:Siswa SD-SMP di Banda Aceh Upgrade Kualitas Bahasa Inggris Lewat Program FVTP 2026
Andika menekankan, keberhasilan operasi besar dan penanganan penyakit berat sangat bergantung pada ketersediaan stok darah yang saat ini masih terbatas.
Selain itu, kata dia, armada transportasi medis menjadi masalah yang tak kalah penting. Pasalnya, saat ini pihak rumah sakit hanya memiliki dua unit ambulans yang berfungsi.
Oleh karena itu Andika berharap pemerintah dapat menambah setidaknya tiga unit ambulans baru. Sebab menurut dia, dengan kondisi seperti ini idealnya rumah sakit mampu mengoperasikan 3-5 ambulans aktif.
Sumber: