Ditjen Dukcapil Kemendagri Jemput Bola Beri Pelayanan Publik di Lokasi Bencana Aceh
Dirjen Dukcapil Kemendagri gelar layanan jemput bola di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Langsa untuk pemulihan dokumen kependudukan pascabencana.-Istimewa-
BANDA ACEH, DISWAY.ID -- Pelayanan publik kembali beroperasi khususnya di wilayah bencana banjir dan longsor Aceh.
Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terjun secara langsung untuk jemput bola.
Dengan kondisi pascabencana di Aceh, metode ini dinilai akan jauh lebih efektif untuk memberi kemudahan bagi para korban terdampak.
BACA JUGA:Siswa SD-SMP di Banda Aceh Upgrade Kualitas Bahasa Inggris Lewat Program FVTP 2026
Ditjen Dukcapil Kemendagri akan melakukan pendataan administratif masyarakat selama empat hari di Provinsi Aceh yakni mulai Senin-Kamis, 12-15 Januari 2026.
Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi memimpin langsung peninjauan program tersebut di empat wilayah yakni Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Utara dan Kota Langsa.
Demi kelancaran layanan operasional, Ditjen Dukcapil memberi bantuan hibah sejumlah perangkat.
Di Aceh Tamiang misalnya, bantuan senilai Rp421 juta diberikan secara langsung kepada Bupati Armia Fahmi.
BACA JUGA:ASN-75 Petugas DLH Aceh Besar Ikuti Tes Narkoba, Apa Hasilnya?
Bantuan serupa juga berlaku untuk ketiga wilayah Aceh lainnya.
Adapun beberapa bantuang perangkat operasional ini meliputi Pendaftaran Keliling Unit (Perekaman Keliling), Printer e-KTP (Seri CR707E) dan printer kertas, pembaca kartu, pita, film dan 4.000 keping blanko e-KTP di masing-masing daerah.
Teguh menyebut, kehadiran pemerintah pusat di Aceh bertujuan agar hak administrasi dan identitas warga di lokasi bencana tetap terpenuhi.
“Dukcapil berada di garis depan untuk menjamin hak identitas warga negara. Kehadiran kami bukan sekedar simbolis, tetapi untuk memastikan perekaman dan pencetakan dokumen kependudukan kembali berjalan optimal meski infrastruktur terbatas,” ujar Teguh.
Sumber: