Kabar Baik! Pemprov Aceh Pasok 96 Ton Beras untuk Korban Bencana di Tanah Gayo

Kabar Baik! Pemprov Aceh Pasok 96 Ton Beras untuk Korban Bencana di Tanah Gayo

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk segera mengirimkan bantuan berupa 96 ton beras ke wilayah dataran tinggi Gayo, yakni Bener Meriah dan Aceh Tengah.-Istimewa-

BANDA ACEH, DISWAY.ID – Stok beras di ACEH masih cukup melimpah, sehingga Pemerintah Provinsi (Pemprov) ACEH dan Perum Bulog telah memasok beras setidaknya berkapasitas 96 ton untuk wilayah Gayo, ACEH, pada Senin, 29 Desember 2025.

Penyaluran Cadangan Berat Pemerintah (CBP) ini akan diprioritaskan untuk dua wilayah yang sudah bisa kembali diakses, yakni Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Sebanyak 24 truk dikerahkan untuk mengangkut 96 ton beras ke dua wilayah tersebut, dengan harapan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana tanah longsor.

BACA JUGA:Jadwal Sekolah Aceh di Wilayah Bencana Kembali Aktif 5 Januari 2026

BACA JUGA:Seskab Teddy: Sejak Awal Presiden Prabowo Kirim Helikopter Pribadi untuk Gubernur Aceh

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir mengatakan, distribusi jalur darat ini bergerak dari Gudang Bulog Ulee Blang Manee, Lhokseumawe, menuju Gudang Bulog Blang Kolak II di Takengon.

Ia merinci, setiap truk membawa muatan 4 ton beras untuk memastikan stabilitas stok pangan di dataran tinggi Gayo tetap terpenuhi kebutuhan warga.

"Pengiriman dilakukan untuk membantu masyarakat di daerah terdampak. Kami terus mendorong Bulog agar menjaga ketersediaan stok, mengingat kebutuhan warga meningkat pascabencana," ujar Nasir selaku Ketua Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh kepada awak media.

Selain jalur darat, Pemerintah Aceh juga memaksimalkan penyaluran bantuan melalui jalur udara.

BACA JUGA:Sehat tapi Jebakan: Daftar Sayuran Hijau yang Perlu Dibatasi Penderita Asam Urat

BACA JUGA:Stop Buang Sembarangan! 5 Cara Mudah Kelola Limbah Rumah Tangga Ramah Lingkungan

Strategi ini sejak awal dilakukan untuk menjangkau desa-desa yang akses daratnya masih terputus total akibat material longsor.

Sejumlah helikopter telah dikerahkan untuk mengirim bala bantuan logistik ke beberapa titik di Aceh Tengah --diantaranya Kecamatan Linge, Silih Nara, dan Bintang.

"Bantuan terus kami maksimalkan ke seluruh titik terdampak. Jalur udara tetap menjadi andalan untuk wilayah yang terisolasi agar masyarakat tetap mendapatkan pasokan pangan," pungkas Nasir.

Sumber: