Seskab Teddy: Sejak Awal Presiden Prabowo Kirim Helikopter Pribadi untuk Gubernur Aceh

Seskab Teddy: Sejak Awal Presiden Prabowo Kirim Helikopter Pribadi untuk Gubernur Aceh

Momen Presiden Prabowo Subianto didampingi Gubernur Aceh Muzakir Manaf saat meninjau proses pembangunan ulang sebuah jembatan.-Instagram-

BANDA ACEH, DISWAY.ID – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkap Presiden Prabowo Subianto secara khusus mengirimkan helikopter pribadi  sejak awal bencana banjir dan longsor melanda beberapa daerah Aceh.

Bencana tersebut diketahui memporakporandakan sebagian besar wilayah Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Utara hingga Aceh Besar.

Khususnya di Aceh Tamiang, bangunan-bangunan hancur akibat sapuan banjir yang membawa kayu-kayu gelondongan.

BACA JUGA:Sehat tapi Jebakan: Daftar Sayuran Hijau yang Perlu Dibatasi Penderita Asam Urat

Di wilayah dataran tinggi seperti di Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Takengon, akses utama lumpuh total akibat tanah longsor.

Kendati tak menetapkan bencana di Aceh sebagai bencana nasional, pemerintah diklaim telah bergerak sejak awal pascaterjadinya bencana besar itu.

Dalam sesi konferensi pers terkini pada Senin, 29 Desember 2025 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Teddy menyebut salah bantuan pertama yang dikirim Presiden Prabowo adalah helikopter pribadinya.

Helikopter pribadi itu dikirim secara khusus untuk mendukung mobilitas Muzakir Manaf alias Mualem dalam memantau situasi dan kondisi terkini di lokasi bencana.

BACA JUGA:Stop Buang Sembarangan! 5 Cara Mudah Kelola Limbah Rumah Tangga Ramah Lingkungan

“Sejak minggu pertama, Bapak Presiden langsung mengirimkan helikopter pribadi beliau ke Aceh untuk digunakan oleh Gubernur Aceh beserta timnya agar bisa berkeliling menangani bencana,” ujar Teddy kepada awak media.

Untuk menjawab keraguan publik terkait 50 helikopter yang disingguh sebelumnya, pemerintah lantas memajang potret pergerakan helikopter itu sebagai latar belakang.

Teddy menyebutkan, total ada 53 helikopter dari tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BNPB hingga Pertamina dan swasta, dikerahkan untuk menjangkau tiga provinsi yang terdampak bencana yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Armada udara ini menjadi tumpuan utama dalam mendistribusikan logistik ke desa-desa yang terisolasi akibat akses darat yang terputus.

BACA JUGA:Tisu yang Kita Pakai: Bagaimana Proses Pembuatannya Bisa Selaras dengan Alam?

Sumber: