Bikin Resah Siswa, ODGJ Diamankan Satpol PP Banda Aceh

Bikin Resah Siswa, ODGJ Diamankan Satpol PP Banda Aceh

Evakuasi dilakukan setelah laporan masyarakat yang khawatir dengan keberadaan ODGJ tersebut di lingkungan pendidikan.-Ist-

BANDA ACEH, DISWAY.ID -- Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh mengevakuasi seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dari kawasan sekolah ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh, Selasa (3/2/2026).

Evakuasi dilakukan setelah laporan masyarakat yang khawatir dengan keberadaan ODGJ tersebut di lingkungan pendidikan.

ODGJ yang diperkirakan berusia sekitar 50 tahun itu ditemukan berada di depan salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kawasan Neusu Jaya, Kecamatan Baiturrahman.

BACA JUGA:Kasus Kekerasan Anak di Jaya Baru Akhirnya Tuntas Secara Damai

BACA JUGA:Meriahnya Pasar Murah Daging Meugang, Warga Banda Aceh Nyaris Tak Kebagian

Kehadirannya sempat membuat para siswa dan warga sekitar merasa resah saat aktivitas belajar berlangsung.

Menindaklanjuti laporan yang diterima melalui sambungan telepon, Kasatpol PP WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, S.STP, M.Si, langsung mengirimkan personel ke lokasi.

Tim dipimpin oleh Komandan Peleton (Danton) 4, Muhammad Iqbal Husein.

Proses evakuasi berlangsung dengan pendekatan persuasif dan penuh kehati-hatian.

BACA JUGA:Cek Aturan Ramadhan 2026 Banda Aceh: Jadwal Buka Usaha Hingga Larangan Petasan

BACA JUGA:Fasilitas Manasik Jemaah Haji Aceh Makin Canggih, Garuda Hibahkan Pesawat Boeing 737

Meski tidak menunjukkan perlawanan, petugas tetap mengutamakan cara-cara humanis agar ODGJ tersebut siap dibawa ke RSJ Aceh untuk mendapatkan penanganan medis.

Kasatpol PP WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, menegaskan keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan ODGJ. Ia mengingatkan jajarannya untuk selalu waspada, berkaca dari kejadian tragis yang baru-baru ini terjadi di Kebumen, Jawa Tengah.

“Kami selalu mengedepankan pendekatan persuasif, namun kewaspadaan tetap harus maksimal. Keselamatan petugas tidak boleh diabaikan,” ujarnya.

Sumber: