Beras Porang Kian Populer, Alternatif Pangan Sehat Rendah Kalori
--shopee.co.id
ACEH.DISWAY.ID - Beras porang semakin dikenal masyarakat sebagai alternatif pengganti beras putih. Produk pangan berbahan dasar umbi porang ini dinilai lebih rendah kalori dan karbohidrat, sehingga banyak dikonsumsi oleh pelaku diet dan penderita diabetes.
Dalam beberapa tahun terakhir, tren hidup sehat mendorong meningkatnya permintaan beras porang, baik di pasar lokal maupun ekspor. Selain dianggap lebih sehat, beras porang juga disebut mampu membantu mengontrol berat badan.
Apa Itu Beras Porang?
Beras porang merupakan produk olahan dari umbi porang (Amorphophallus muelleri) yang diproses menjadi butiran menyerupai beras. Kandungan utama dalam porang adalah glucomannan, sejenis serat larut air yang memberi rasa kenyang lebih lama.
Seorang pelaku usaha olahan porang menjelaskan, “Beras porang cocok untuk orang yang ingin mengurangi asupan gula dan karbohidrat, karena indeks glikemiknya lebih rendah dibanding beras biasa,” ujarnya.
Manfaat Beras Porang bagi Kesehatan
Beras porang kerap dipilih karena sejumlah manfaat yang ditawarkan, di antaranya:
- Rendah kalori dan karbohidrat, cocok untuk program diet
- Membantu mengontrol gula darah, baik bagi penderita diabetes
- Tinggi serat, mendukung kesehatan pencernaan
- Memberi rasa kenyang lebih lama, sehingga mengurangi porsi makan
Tak heran jika beras porang mulai banyak digunakan sebagai menu alternatif bagi mereka yang menjalani pola makan khusus.
Cara Mengolah dan Mengonsumsi Beras Porang
Meski menyerupai beras, cara memasak beras porang sedikit berbeda. Beras porang umumnya perlu dicuci bersih dan dimasak dengan perbandingan air tertentu agar teksturnya tidak terlalu lembek.
“Rasanya memang berbeda dengan nasi putih, tapi jika diolah dengan lauk yang tepat, beras porang tetap enak dan mengenyangkan,” kata seorang konsumen beras porang.
Potensi Ekonomi Porang di Indonesia
Selain sebagai pangan alternatif, porang juga memiliki nilai ekonomi tinggi. Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen porang terbesar, dengan pasar ekspor yang terus berkembang, terutama ke Jepang dan Tiongkok.
Pengembangan beras porang dinilai dapat membuka peluang bagi petani lokal sekaligus mendukung diversifikasi pangan nasional.
Tetap Perhatikan Pola Konsumsi
Meski memiliki banyak manfaat, masyarakat diimbau tetap mengonsumsi beras porang secara seimbang. Ahli gizi menyarankan agar konsumsi beras porang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan tetap dikombinasikan dengan sumber nutrisi lainnya.
BACA JUGA:Jenis Beras Unggulan yang Banyak Dipilih Masyarakat, Mana yang Paling Sehat?
Dengan meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat, beras porang diprediksi akan terus menjadi pilihan alternatif pangan yang diminati masyarakat Indonesia.
Sumber: