Sportpreneur: Melengkapi Pembinaan Prestasi dengan Ekosistem Olahraga yang Berkelanjutan

Sportpreneur: Melengkapi Pembinaan Prestasi dengan Ekosistem Olahraga yang Berkelanjutan

Oleh: Teguh Anantawikrama

ACEH.DISWAY.ID - Kita selalu bangga ketika Merah Putih berkibar dan lagu Indonesia Raya berkumandang di podium juara. Namun di balik setiap medali, terdapat proses panjang yang membutuhkan pembinaan berkesinambungan, dukungan teknologi, pelatih, nutrisi, sport science, hingga kesempatan bertanding yang memadai.

Fakta yang sering terlupakan adalah bahwa prestasi olahraga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Atlet tidak lahir dalam semalam. Prestasi adalah hasil investasi jangka panjang yang memerlukan kesinambungan.

Persoalannya, pembinaan olahraga di Indonesia masih sangat bergantung pada APBN dan APBD. Ketika terjadi perubahan prioritas anggaran atau tekanan fiskal, program pembinaan pun kerap terganggu. 

Tidak sedikit cabang olahraga yang mengalami kesulitan menjaga kesinambungan kompetisi dan regenerasi atlet karena keterbatasan pendanaan.

Padahal, negara-negara dengan prestasi olahraga yang kuat tidak hanya mengandalkan negara sebagai sumber pembiayaan. 

Mereka membangun ekosistem ekonomi olahraga yang mampu menopang pembinaan secara berkelanjutan. Mereka melahirkan sportpreneur—para entrepreneur yang membangun industri olahraga berbasis Intellectual Property (IP).

Di era modern, nilai terbesar olahraga bukan lagi sekadar tiket pertandingan, melainkan intellectual property. NBA, Formula 1, UFC, Tour de France, hingga Ironman pada dasarnya adalah kekuatan IP yang menghasilkan nilai ekonomi dari hak siar, sponsorship, lisensi, merchandise, konten digital, hingga pariwisata olahraga.

Indonesia sesungguhnya telah memiliki fondasi yang menjanjikan.

One Pride MMA telah berkembang menjadi panggung seni bela diri campuran terbesar di Indonesia. 

Lebih dari sekadar pertandingan, One Pride membangun komunitas, menciptakan atlet profesional, dan melahirkan industri pendukung yang terus berkembang.

Demikian pula OnePrix yang menjadi ajang balap motor nasional berjenjang. Selain menjadi wadah pembinaan pembalap muda, setiap penyelenggaraan seri OnePrix juga memberikan dampak ekonomi bagi daerah melalui sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan UMKM.

Di cabang olahraga endurance, Triathlon Series dan A-Stream Open Water Swimming berhasil membangun komunitas yang terus berkembang. 

Ribuan peserta dan pendamping yang datang dari berbagai daerah menciptakan perputaran ekonomi bagi destinasi penyelenggara melalui hotel, restoran, transportasi, dan berbagai usaha lokal lainnya.

Sumber: