BNPB: Masih Ada 3 Kabupaten di Aceh Masih Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Personel TNI turun tangan melakukan pembersihan di Pasar Kuala Simpang, Aceh Tamiang.-Istimewa-
BANDA ACEH, DISWAY.ID -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan masih terdapat tiga kabupaten di Aceh yang masing berstatus tanggap darurat bencana.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam rapat kerja sama dengan Komisi VII DPR, menyatakan, ketiga kabupaten tersebut di antaranya Aceh Tengah, Aceh Tamiang dan Pidie Jaya.
Ia melaporkan ketiga daerah tersebut merupakan daerah yang terdampak bencana banjir dan longsor terparah pada akhir November 2025 lalu.
Di sisi lain ia mengatakan penanganan pascabencana masih terus dilakukan.
BACA JUGA:Simulasi Perjalanan Calon Jemaah Haji 2026, Pemerintah Aceh Punya Pesawat Boeing 737 Replika
Menurutnya situasi di ketiga daerah itu telah memasuki fase transisi darurat menuju pemulihan.
"Semuanya masuk transisi darurat menuju pemulihan, meskipun di Aceh masih ada tiga kabupaten/kota yang masih tanggap darurat, yaitu Aceh Tamiang, Aceh Tengah dan Pidie Jaya," paparnya seraya mengatakan sebagian daerah terdampak bencana berangsur pulih.
Bahkan selain ketiga daerah bencana itu status tanggap daruratnya sudah dicabut.
Menurut data terbaru, BNPB menitik beratkan bahwa bencana banjir dan longsor yang terjadi di tiga daerah dampaknya sangat signifikan.
BACA JUGA:Diklat PPIH Embarkasi Aceh 2026: Peserta Digembleng Layaknya Akmil
BNPB mencatat setidaknya terdapat 1.204 korban jiwa akibat bencana ini.
"Jadi yang meninggal dunia di tiga provinsi 1.204 jiwa, hilang 140, pengungsi 105.000 lebih," bebernya.
Ia menambahkan, ratusan korban yang dinyatakan hilang itu kini status operasi pencarian sudah disetop.
"Ini yang hilang sudah tidak ada lagi operasi pencarian pertolongan, sudah dihentikan oleh Basarnas, oleh tim gabungan," jelasnya.
Sumber: