Mabes Kirim 283 Taruna Akpol ke Aceh Tamiang, Bantu Rekonstruksi Hingga Belajar Mengajar

Mabes Kirim 283 Taruna Akpol ke Aceh Tamiang, Bantu Rekonstruksi Hingga Belajar Mengajar

Ratusan taruna Akpol dikerahkan Mabes Polri untuk mengikuti pelatihan secara langsung di lokasi bencana Aceh Tamiang.-Ist-

BANDA ACEH, DISWAY.ID -- Proses pemulihan pascabencana banjir bandang, Mabes Polri setidaknya mengirim tenaga bantuan 283 taruna akpol ke Aceh Tamiang.

Kabar ini terkonfirmasi oleh Danyon Taruna TK III Akpol AKBP Evon Fitrianto dalam keterangannya pada Rabu, 28 Januari 2026.

Ia menyebutkan pengerahan ini salah satu bagian dari program latihan Integritas Taruna Wreda Nusantara 2026.

Ratusan taruna Akpol ini dikirim bersama para 85 personel aktif Polri sebagai pembimbing mereka untuk membantu proses pemulihan daerah terdampak bencana.

BACA JUGA:Dibayar Rp150 ribu, Dua Pria Ditangkap Polisi Usai Gagal Kirim 50 kg Ganja di Aceh Tenggara

"Program pemerintah Bapak Presiden Prabowo terkait pemulihan Aceh usai bencana, memang membutuhkan tenaga di sini," ujar Evon.

"Sehingga kegiatan Latsitardus kita diarahkan ke Aceh Tamiang, dengan harapan mempercepat pemulihan dan rehabilitasi warga masyarakat," tambahnya.

Evon menjelaskan, ratusan taruna dikerahkan ke lapangan guna mempercepat perbaikan infrastruktur sekaligus memperbaiki tananan sosial warga pascabencana.

Selain itu pelatihan ini juga berguna agar ratusan calon perwira polisi tidak sekadar menguasai aspek teknis, tetapi juga mengasah empati, kepekaan sosial dan dedikasi terhadap profesi.

BACA JUGA:Tuai Keharuan, Jalan Sapah-Sepadak Kini Mulus Usai 38 Tahuan Penantian

Dia juga berharap mereka yang ditugaskan ke lapangan langsung ini dapat mencerminkan slogan Polri Presisi yang humanis dan fokus pada pengabdian kepada masyarakat.

"Taruna harus hadir sebagai solusi, bekerja tulus, disiplin, serta menjaga marwah Polri di tengah masyarakat," tegasnya.

Adapun para taruna Polri ini fokus ditugaskan untuk perbaikan akses jalan hingga pembersihan sisa-sisa material banjir di pemukiman warga.

"Serta bantuan rekonstruksi rumah warga, sekolah, rumah ibadah dan fasilitas umum yang mengalami kerusakan," paparnya.

Sumber: