Pemerintah Kebut Pengeboran Sumur Air Bersih di Aceh Tamiang, Warga Tak Antre Lagi!
Pengeboran sumur air bersih di Masjid Simpang Lhee, Aceh Tamiang.-Istimewa-
BANDA ACEH, DISWAY.ID -- Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kebut pengeboran sumur di banyak titik di Kabupaten Aceh Tamiang. Warga kini tak perlu antre lagi.
Secara umum KemenPU menargetkan pengeboran sumur di 24 titik di Aceh Tamiang pascabencana.
Salah satu hasil kerja KemenPU yang kini sudah mulai dimanfaatkan warga yakni di Masjid Simpang Lhee Kecamatan Manyak Payed.
BACA JUGA:Dinas PUPR Aceh Kerahkan Relawan Bersih-bersih Pascabencana di Aceh Tamiang
BACA JUGA:Wagub Aceh Terima Bantuan Bencana Rp1,5 Miliar dari Gubenur Kaltim
Lokasi paling parah terdampak bencana banjir tersebut kini sudah mulai tersedia air bersih setelah dilakukan pengeboran sumur hingga 82 meter.
Air bersih tidak hanya digunakan untuk keperluan ibadah, warga sekitar juga dapat memanfaatkannya untuk kebutuhan konsumsi harian.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pengadaan air bersih merupakan salah satu prioritas utama dalam pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang.
Sebab, kata Dody, hal itu berkaitan langsung dengan kesehatan, kenyamanan, serta keberlangsungan aktivitas sosial masyarakat.
BACA JUGA:Pemprov Aceh Geber Rancangan R3P Bencana Aceh, Apa Saja Rencananya?
BACA JUGA:Mualem Dampingi Prabowo Tinjau Hunian Sementara di Aceh Tamiang, Ini Instruksi Presiden!
"Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar, terutama air bersih," kata Menteri Dody, Minggu, 11 Januari 2026.
"Fasilitas ibadah, layanan kesehatan, dan hunian sementara harus segera berfungsi normal agar warga bisa kembali beraktivitas dengan aman dan layak," sambungnya.
Warga Tidak Perlu Antre Panjang
Bagi masyarakat, kehadiran sumur bor ini menjadi solusi tanggap darurat atas kesulitan air bersih yang selama ini dialami pascabencana.
Sumber: