Prabowo Minta 15.000 Hunian untuk Korban Bencana Rampung dalam 3 Bulan
Presiden Prabowo Subianto tinjau langsung hunian sementara bagi korban bencana di Aceh Tamiang.-Istimewa-
BANDA ACEH, DISWAY.ID -- Hanya sehari setelah pergantian tahun, Presiden Prabowo Subianto langsung tancap gas meninjau proyek kemanusiaan di Kabupaten ACEH Tamiang, Kamis (1/1/2026).
Fokus utamanya adalah memastikan pembangunan Rumah Hunian Danantara berjalan sesuai jadwal untuk memulihkan kehidupan warga terdampak bencana.
Pemerintah melalui Danantara mematok target besar --membangun 15.000 unit rumah di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dalam waktu singkat, yakni tiga bulan saja.
BACA JUGA:Perkuat Penalaran Akademik, UNMAL Hadirkan Profesor Dunia dalam International Professors Summit
Spesifikasi Hunian Korban Bencana
Presiden meninjau langsung unit prototipe berukuran 4,5 × 4,5 meter. Meski dirancang sebagai hunian sementara, fasilitas yang diberikan melampaui standar bantuan biasa.
Hal pertama soal interior hunian tersebut dilengkapi dengan tempat tidur, lemari dan kipas angin.
Kemudian pemerintah juga memastikan hunian ini sudah tersambung oleh listrik dan jaringan internet berbasis Wi-Fi.
Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan ruang komunal di kawasan hunian ini dengan dapur umum, toilet bersih, taman bermain anak, hingga tempat ibadah seperti musala.
BACA JUGA:Kala Presiden Prabowo Rayakan Malam Tahun Baru di Lokasi Bencana
Pembangunan di Aceh Tamiang sendiri dimulai sejak 24 Desember 2025. Saat ini, sebanyak 600 unit pertama sedang dikebut di Kampung Simpang 4, Kecamatan Karang Baru.
Proyek masif ini bukan kerja sendirian, melainkan hasil kolaborasi strategis antara tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah koordinasi Danantara.
Sinergi ini menjadi bukti nyata kekuatan "Indonesia Incorporated" dalam merespons krisis nasional secara berkelanjutan.
Penyediaan hunian layak adalah prioritas agar masyarakat tidak terlalu lama berada di ketidakpastian.
BACA JUGA:Pemprov Kaltim Salurkan Rp3,5 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh
Sumber: